Pemikiran Hasyim Asy’ari Terhadap Pendidikan Islam Kompetensi Paedagogik, Kpribadian, Sosial, Profesional
Keywords:
Hasyim Asy’ari, Pendidikan Islam, Kompetensi Paedagogik, Kepribadian, Sosial, ProfesionalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap Pemikiran Hasyim Asy’ari Terhadap Pendidikan Islam Kompetensi Paedagogik, Kpribadian, Sosial, Profesional. Pembahasan ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur. Teknik pengambilan data dengan cara mengkaji berbagai sumber literatur yang berasal dari berbagai dokumen. Penulis mengumpulkan sumber literatur dalam bentuk dokumen, baik dari buku, jurnal, hasil seminar, dan diskusi dengan ahli yang relevan dengan penelitian. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis data. Adapun hasil adalah K.H.Muhammad Hasyim Asy’ari dilahirkan dari keturunan eliet kiai (pesantren) pada tanggal 24 Zulhijjah 1287H bertepatan 14 Pebruari 1871M, tepatnya sebelah Timur Jombang Jawa Timur. Pemikiran Hasyim Asy’ari dalam bidang pendidikan lebih menekankan pada etika dalam pendidikan, meski tidak menafikan beberapa aspek pendidikan lainnya. Dalam hal ini banyak dipengaruh dengan keahliannya pada bidang Hadits, dan pemikirannya dalam bidang tasawuf dan fiqih yang sejalan dengan teologi al Asy’ari dan al Maturidi. Juga searah dengan pemikiran al-Ghazali, yang lebih menekankan pada pendidikan rohani. K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari memandang pendidik sebagai pihak yang sangat penting dalam pendidikan. Baginya, guru adalah sosok yang mampu mentransmisikan ilmu pengetahuan disamping pembentuk sikap dan etika peserta didik. Selain itu pada setiap media/unsur pendidikan memiliki etiknya masing-masing agar pendidikan itu dapat memanusiakan manusia. Relevansi pemikiran Hasyim Asy’ari dalam pendidikan zaman sekarang adalah sudah diterapkanya pemikiran beliau dalam Sikdiknas dan juga kurikulum yang berlaku saat ini, yaitu tentang pentingnya pendidikan karakter.
